The Nusa Dua, 31 Januari 2025 – ITDC Nusantara Utilitas (NU) anak usaha PT Pengembangan Pariwisata Indonesia atau ITDC, terus berkomitmen dalam meningkatkan layanan infrastruktur bagi para tenant di The Nusa Dua, Bali. Salah satu upaya yang dilakukan adalah penguatan jaringan distribusi air bersih dan gas alam guna memastikan pasokan yang stabil dan berkualitas bagi tenant hotel dan fasilitas di kawasan The Nusa Dua.Direktur Utama ITDC A.A Istri Ratna Dewi, mengatakan, "Penyediaan air bersih dan gas alam yang stabil, berkualitas, serta berkelanjutan merupakan bagian dari strategi utama kami dalam mempertahankan The Nusa Dua sebagai destinasi wisata unggulan yang ramah lingkungan. Bersama ITDC kami berkomitmen untuk mengoptimalkan pengelolaan sumber daya secara efisien serta memberikan layanan infrastruktur yang andal bagi para tenant. Langkah ini sejalan dengan visi kami dalam menciptakan ekosistem pariwisata yang modern, berdaya saing, dan berkelanjutan."Dalam penyediaan air bersih, ITDC NU bersama mitra PT Memiontec Bakti Bali saat ini tengah melaksanakan pekerjaan konstruksi pipa air bersih untuk tenant The Nusa Dua. Hingga tanggal 10 Januari 2025, progres pekerjaan telah mencapai 88,49%. Seiring dengan pelaksanaan konstruksi tersebut, ITDC NU juga telah menandatangani Kontrak Penyediaan Air Bersih dengan sejumlah tenant di The Nusa Dua, dengan total mencapai 7.250 m³ per hari, diantaranya The Grand Whiz: 100 m³/hari, Kayu Manis Nusa Dua Private Villa: 400 m³/hari, Nusa Dua Beach Hotel & Spa - Handwritten Collection: 2.000 m³/hari, The Westin Resort Nusa Dua: 850 m³/hari, Courtyard Bali The Nusa Dua Resort: 500 m³/hari, Grand Hyatt Bali: 3.000 m³/hari, The Grand Bali: 300 m³/hari, dan Cicada: 100 m³/hari. Penyaluran perdana air bersih di The Grand Whiz dan Nusa Dua Beach Hotel & Spa - Handwritten Collection akan dimulai pada tanggal 1 Februari 2025. Sebagai bagian dari persiapan menuju penyaluran tersebut, saat ini telah dilakukan test commisioning pada 5 tenant The Nusa Dua yaitu The Grand Whiz, Kayu Manis Nusa Dua Private Villa, Nusa Dua Beach Hotel & Spa - Handwritten Collection, Courtyard Bali The Nusa Dua Resort dan Marriott’s Bali Nusa Dua Garden. Langkah ini bertujuan untuk memastikan kesiapan sistem distribusi air sebelum operasional penuh dimulai. Selain itu, ITDC NU juga tengah memperluas jaringan infrastruktur gas untuk memastikan ketersediaan energi yang lebih efisien dan aman bagi operasional hotel, restoran, dan fasilitas lainnya di The Nusa Dua, dengan total sebesar 67.029 Sm³/bulan. Tenant The Nusa Dua yang telah melakukan penandatanganan Perjanjian Jual Beli Gas (PJBG) diantaranya The Grand Whiz: 2.385 Sm³/bulan, Nusa Dua Beach Hotel & Spa - Handwritten Collection: 37.100 Sm³/bulan, Kayu Manis Nusa Dua Private Villa: 2.000 Sm³/bulan, Paradisus by Melia Bali: 5.000 Sm³/bulan, Merusaka Nusa Dua: 7.420 Sm³/bulan, Grand Hyatt Bali: 9.520 Sm³/bulan, Bebek Bengil: 636 Sm³/bulan, Le Bleu: 1.378 Sm³/bulan, dan The Grand Bali: 1.590 Sm³/bulan.Director of Operations ITDC Wenda Ramadya Nabiel menambahkan, “ITDC berkomitmen untuk terus meningkatkan infrastruktur di The Nusa Dua guna mendukung operasional tenant dan kenyamanan wisatawan. Bersama ITDC NU, kami memastikan penyediaan air bersih dan gas yang efisien, andal, dan berkelanjutan. Upaya ini juga berkontribusi dalam pengurangan jejak karbon, sejalan dengan visi ITDC menciptakan ekosistem pariwisata yang modern, ramah lingkungan, dan berdaya saing tinggi. Seiring meningkatnya occupancy dan kunjungan wisatawan pada tahun 2024, ITDC terus menyempurnakan layanan agar tetap terintegrasi dengan beragam inovasi,” tutup Wenda.
Read MoreThe Nusa Dua, 27 Januari 2025 – PT Pengembangan Pariwisata Indonesia atau ITDC di Kawasan The Nusa Dua kembali menghadirkan kemeriahan dalam menyambut Chinese New Year 2025. Sebagai salah satu momen yang dinantikan setiap tahunnya, perayaan Imlek kali ini dihiasi oleh ornamen dan dekorasi khas Imlek yang tersebar di berbagai titik strategis di The Nusa Dua, seperti pintu masuk kawasan, Tugu Mandala, Bale Kulkul, hingga area tenant.ITDC berkomitmen untuk menghadirkan berbagai aktivitas yang dapat menjadi daya tarik wisatawan, sekaligus menawarkan alternatif hiburan bagi pengunjung. Tahun ini, ITDC menyelenggarakan atraksi seni budaya khas Imlek, seperti Barongsai, Wushu, dan Liong Dance, yang digelar hari ini, Senin (27/1/2025), bertempat di Bali Collection dan The Bay Bali, mulai pukul 12.00 WITA.Group Head Operation and Service The Nusa Dua, I Putu Trisna Wijaya menyampaikan, “Kami berharap pagelaran ini dapat menjadi magnet bagi wisatawan lokal maupun wisatawan asing yang tengah berkunjung ke kawasan The Nusa Dua. Kami juga berkolaborasi dengan para tenant kawasan untuk menghadirkan momen berkesan bagi para pengunjung dalam merayakan hari spesial ini.”Sejumlah tenant di kawasan turut menyemarakkan perayaan Imlek dengan menawarkan berbagai promo spesial. Salah satunya adalah pertunjukan Kecak and Barong Dance yang memberikan diskon hingga 30% pada 31 Januari mendatang.Momentum libur panjang Imlek ini juga memberikan dampak positif terhadap tingkat hunian di kawasan. Selama periode 24 – 31 Januari 2025, rata-rata okupansi di kawasan The Nusa Dua tercatat mencapai 77,29%, dengan beberapa hotel mencatat tingkat hunian di atas 80%.Selain itu, untuk memastikan kenyamanan dan keamanan pengunjung selama menikmati libur panjang, tim satuan pengamanan ITDC terus melakukan pengamanan dan patroli di seluruh kawasan. Langkah ini merupakan bagian dari upaya ITDC untuk memberikan pengalaman liburan yang menyenangkan dan aman bagi wisatawan.“ITDC berkomitmen untuk terus menghadirkan acara-acara spesial yang tidak hanya meningkatkan daya tarik kawasan tetapi juga mendukung pertumbuhan industri pariwisata di Bali. Kami mengundang seluruh wisatawan untuk menikmati kemeriahan perayaan Chinese New Year di The Nusa Dua dan merasakan pengalaman tak terlupakan bersama keluarga dan teman,” tutup Putu Trisna.
Read MoreThe Mandalika, 23 Januari 2025 – Dalam rangkaian Hari Ulang Tahun (HUT) InJourney yang ke-3, PT Pengembangan Pariwisata Indonesia atau ITDC menggelar “Program InJourney Peduli Literasi” hari ini Kamis, (23/01) di The Mandalika. Program ini digelar untuk anak-anak di SD Negeri 1 Kuta, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB) dan anak-anak yang tergabung di Mandalika Child Learning Center (MCLC). Program InJourney Peduli Literasi merupakan bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) ITDC, yang bertujuan untuk meningkatkan minat baca anak-anak di kawasan The Mandalika.InJourney melalui inisiatif Peduli Literasi berupaya memperkuat literasi di bidang pendidikan, sebagai bagian dari upaya pembangunan SDM berkualitas yang sejalan dengan program Asta Cita pemerintah. Program ini bertujuan meningkatkan kemampuan literasi generasi muda, terutama dalam membaca, menulis, dan berpikir kritis, serta mengembangkan keterampilan yang lebih luas untuk mempersiapkan mereka bersaing ditingkat global. Melalui kolaborasi dengan berbagai pihak, InJourney berharap dapat berkontribusi pada terciptanya SDM unggul yang berdaya saing, yang akan memberikan dampak positif bagi pembangunan Indonesia.Pgs. Corporate Secretary Group Head InJourney, Yudhistira Setiawan menyampaikan “InJourney menyadari bahwa keterlibatan karyawan di setiap aktivitas sosial perusahaan merupakan komitmen perusahaan dalam menciptakan culture yang peduli terhadap lingkungan sekitar sekaligus menstimulasi untuk senantiasa berdedikasi dan berkontribusi bagi kepentingan masyarakat. Kami berharap dengan hadirnya kami untuk masyarakat melalui program ini dapat membantu memperluas wawasan dan pengetahuan serta menstimulasi anak sekolah untuk lebih haus akan informasi yang positif serta memantik minat belajar dan baca masyarakat.”InJourney Peduli Literasi dibagi menjadi dua sesi, sesi pertama berlangsung di SD Negeri 1 Kuta pada pagi hari, yang mencakup berbagai aktivitas menarik, seperti sesi “ITDC Mengajar”, pembagian susu gratis, senam bersama, permainan edukatif, dan pemberian bantuan berupa buku dan fasilitas penunjang pembelajaran. Sesi kedua dilanjutkan di MCLC pada sore harinya, dengan penyerahan bantuan berupa buku, fasilitas penunjang pembelajaran, permainan edukatif, serta kegiatan belajar yang menarik. Kegiatan ini bertujuan untuk membangun budaya membaca yang positif sekaligus memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan bagi anak-anak.“Literasi adalah kunci untuk menciptakan generasi yang cerdas, inovatif dan siap menghadapi tantangan masa depan. Berdasarkan data United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (UNESCO), tingkat literasi masyarakat Indonesia hanya 0,001%, tentu perlu upaya serius untuk memperbaiki kondisi ini. Melalui program InJourney Peduli Literasi, ITDC berkomitmen untuk memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan minat baca anak-anak di The Mandalika, sekaligus mempererat hubungan yang lebih harmonis antara masyarakat dan perusahaan,” imbuh Corporate Secretary Group Head ITDC, Million Sekarsari.Program InJourney Peduli Literasi juga melibatkan Yayasan Gugah Nurani Indonesia (GNI) dalam mengelola berbagai kegiatan di MCLC. Selain mendukung peningkatan literasi, ITDC memastikan anak-anak mendapatkan pengalaman belajar yang lebih interaktif melalui permainan edukatif dan sesi pembelajaran yang menyenangkan. “Kami berharap, program Peduli Literasi tidak hanya meningkatkan minat baca anak-anak di sekitar Kawasan The Mandalika, tetapi juga menjadi awal dari upaya berkelanjutan untuk menciptakan generasi muda yang lebih berwawasan dan terampil. ITDC akan terus berkontribusi melalui berbagai program yang bermanfaat bagi masyarakat, sejalan dengan visi kami membangun pariwisata berkelanjutan di Indonesia,” tutup Million.
Read MoreJakarta, 20 Januari 2025 – Sepanjang tahun 2024, kawasan The Nusa Dua yang dikelola oleh PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (ITDC), mencatatkan tingkat okupansi rata-rata sebesar 76,56%, meningkat 18,48% dibandingkan tahun 2023 (64,62%). Angka ini juga menunjukkan pertumbuhan sebesar 3,19% dibandingkan tingkat okupansi sebelum pandemi pada tahun 2019 yang mencapai 74,19%. Dengan demikian, capaian tahun 2024 merupakan rekor tertinggi dalam enam tahun terakhir.Peningkatan signifikan ini terjadi terutama pada periode Juli hingga September 2024, dimana tingkat okupansi rata-rata mencapai 85,19%. Selain itu, kunjungan wisatawan yang menginap tumbuh 51,07% mencapai 1.553.655 orang dibandingkan pada tahun 2023 sebanyak 1.028.415 orang. Jika dibandingkan dengan tahun 2019, jumlah ini meningkat 68,41% dari 922.542 orang. Sepanjang tahun 2024, kunjungan wisatawan ke The Nusa Dua didominasi oleh wisatawan domestik, diikuti oleh wisatawan dari Australia, Amerika Serikat, Tiongkok, India, dan Inggris. Total wisatawan yang mengunjungi fasilitas kawasan, termasuk Daerah Tujuan Wisata (DTW) Water Blow Peninsula, mencapai 1.636.356 orang.Kunjungan Kawasan The Mandalika Tumbuh PesatDi kawasan The Mandalika, jumlah kunjungan wisatawan juga menunjukkan pertumbuhan yang luar biasa. Hingga Desember 2024, total kunjungan wisatawan tercatat sebanyak 1.241.742 orang, meningkat 51,4% dibandingkan tahun 2023 yang mencapai 827.047 orang. Pertumbuhan ini didorong oleh berbagai event skala internasional yang sukses digelar di kawasan The Mandalika, serta peningkatan infrastruktur dan fasilitas pendukung pariwisata.Director of Operations ITDC Wenda Ramadya Nabiel menyampaikan, “Capaian ini merupakan hasil kerja keras kami dalam menghadirkan layanan dan fasilitas terbaik di seluruh kawasan yang kami kelola. Kami berkomitmen untuk terus mendukung kebangkitan pariwisata Indonesia pasca-pandemi melalui inovasi dan penyelenggaraan acara berskala nasional maupun internasional.”Tingkat Kunjungan ke Golo Mori Mengalami Tren PositifSementara itu, di kawasan The Golo Mori, yang juga dikelola oleh ITDC, jumlah kunjungan wisatawan tahun 2024 menunjukkan tren positif berdasarkan data kunjungan yang tercatat melalui sistem one gate system. Selama tahun 2024, total kunjungan wisatawan ke The Golo Mori mencapai 16.927 orang. Kunjungan tertinggi terjadi pada bulan April, mencapai 2.454 wisatawan. Selain kunjungan individu, kawasan ini juga menarik wisatawan melalui berbagai acara yang diselenggarakan sepanjang tahun, dengan total peserta mencapai 2.423 orang.Komitmen ITDC dalam Meningkatkan Pariwisata Nasional“Dengan capaian positif ini, ITDC optimis dapat terus meningkatkan kontribusi terhadap sektor pariwisata dan ekonomi kreatif Indonesia dengan melibatkan pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dalam berbagai event yang digelar di masing-masing kawasan yang kami kelola, sekaligus memperkuat posisi kawasan The Nusa Dua, The Mandalika, dan The Golo Mori sebagai destinasi wisata unggulan bertaraf internasional,” tutup Wenda.
Read MoreThe Nusa Dua, 14 Januari 2025 – PT Pengembangan Pariwisata Indonesia atau ITDC melaksanakan penandatanganan LUDA dengan PT Kenza Hospitality Investments bertempat di Nusa Dua Bali. PT Kenza Hospitality Investment adalah sebuah perusahaan investasi asal Maroko yang akan berkolaborasi dalam pengembangan Beach House di Kawasan The Mandalika, yang sebelumnya juga telah berhasil menjalin kerja sama strategis di Lot MKC1, The Mandalika. Proyek Lot MKC1 ini kini dalam tahap akhir konstruksi dan diproyeksikan mulai beroperasi pada semester pertama tahun 2025.The Mandalika terus memperkokoh posisinya sebagai destinasi unggulan bagi investor domestik dan internasional, sekaligus menjadi magnet investasi di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) dengan berbagai kemudahan dan insentif yang ditawarkan. Keberhasilan ini tercermin melalui penandatanganan Land Utilization and Development Agreement (LUDA) untuk Lot ACTA-1 yang dilaksanakan hari ini Selasa, (14/1) di The Nusa Dua, Bali.Direktur Komersial ITDC, Troy Warokka, menyampaikan, “Penandatanganan LUDA untuk Lot ACTA-1 ini menegaskan bahwa The Mandalika terus menjadi pilihan utama bagi investor domestik maupun internasional. ITDC berkomitmen untuk mendorong pengembangan kawasan ini dengan memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi masyarakat dan lingkungan. Kepercayaan dari mitra strategis seperti PT Kenza Hospitality Investments menjadi motivasi kami untuk terus mengembangkan The Mandalika sebagai destinasi kelas dunia.”Pengembangan Lot ACTA-1 di Tanjung Aan. Melanjutkan kesuksesan di Lot MKC1, PT Kenza Hospitality Investments memperluas investasinya dengan mengembangkan Lot ACTA-1 yang terletak di kawasan strategis Tanjung Aan, Mandalika, dengan luas 4.510 m². Area ini akan dikembangkan menjadi Beach House, sebuah beach club mewah yang menawarkan pengalaman unik di tepi pantai. Konsep Beach House ini akan menggabungkan keindahan alam, keaslian budaya lokal, kerajinan tangan, dan keramahtamahan khas Lombok, menciptakan pengalaman yang tak terlupakan bagi setiap pengunjung.Sasaran Pasar Beach HouseBeach House di Lot ACTA-1 dirancang untuk menarik perhatian berbagai segmen pasar, termasuk:Wisatawan domestik dan internasional yang menginginkan pengalaman bersantap dan bersantai eksklusif.Pasangan dan keluarga yang mencari perpaduan antara relaksasi dan aktivitas menarik.Komunitas pecinta gaya hidup sehat melalui yoga, perawatan spa, dan retret holistik.Penggemar olahraga air dan aktivitas petualangan alam.Dampak Positif bagi Kawasan dan Ekonomi LokalPengembangan Lot ACTA-1 diharapkan memberikan kontribusi signifikan bagi penguatan posisi The Mandalika sebagai destinasi pariwisata premium serta meningkatkan daya tariknya sebagai kawasan investasi kompetitif. Selain itu, proyek ini akan menciptakan peluang usaha dan lapangan kerja baru bagi masyarakat lokal, sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan di wilayah tersebut.The Mandalika terus berinovasi untuk menciptakan pengalaman unik yang memadukan keindahan alam, budaya lokal, dan peluang bisnis yang menguntungkan, menjadikannya destinasi pilihan utama bagi investor dan wisatawan.“Kerja sama ini menjadi bukti bahwa The Mandalika adalah tempat investasi yang menjanjikan, baik bagi investor domestik maupun internasional. ITDC berkomitmen untuk terus mendorong pengembangan kawasan ini, memberikan dampak positif yang berkelanjutan, dan menjaga kepercayaan seluruh mitra strategis,” tutup Troy.
Read MoreThe Nusa Dua, 13 Januari 2025 – Dalam rangka memperingati ulang tahun ke-3, PT Aviasi Pariwisata Indonesia atau InJourney, PT Pengembangan Pariwisata Indonesia atau ITDC sebagai member InJourney Group menggelar rangkaian perayaan yang memadukan keindahan budaya dengan customer experience yang memikat di kawasan The Nusa Dua pada hari ini Senin, (13/1). Perayaan menampilkan parade budaya yang memukau serta program promo dan aktivasi yang melibatkan wisatawan secara langsung.Direktur Utama ITDC, Ari Respati menyatakan, "Sebagai member InJourney Group serta pengembang dan pengelola kawasan The Nusa Dua, kami turut antusias untuk merayakan hari jadi InJourney ke-3. Parade budaya ini menjadi sorotan utama, menampilkan berbagai elemen tradisional seperti tari Barong, iringan musik Gamelan Baleganjur, pembawa gebogan, serta peserta dalam balutan pakaian adat Bali, NTT, dan NTB. Perayaan ini tidak hanya untuk merayakan pencapaian tiga tahun InJourney, tetapi juga untuk memperkenalkan kekayaan budaya Bali kepada dunia, sekaligus mendukung promosi pariwisata berkelanjutan."Program Customer Experience yang dirancang untuk menggugah wisatawan, seperti Tarian tradisional Bali yang diiringi Gamelan Baleganjur menghidupkan suasana, sementara aroma dupa dan canang sari menambahkan sentuhan khas Bali. Wisatawan juga dapat menikmati pie susu Bali sebagai hadiah serta berfoto di instalasi foto booth dengan logo InJourney, yang meningkatkan kesadaran merek perusahaan.Untuk semakin memeriahkan acara, ITDC menawarkan promo spesial berupa diskon 30% untuk menyaksikan pertunjukan Kecak and Barong Dance Show selama periode 13–31 Januari 2025.“Perayaan ini mencerminkan kekuatan sinergi antar member InJourney Group dalam mendukung visi pariwisata nasional. "Melalui kolaborasi seperti ini, kami berharap dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, pelaku pariwisata, dan wisatawan. Ini adalah langkah penting untuk memastikan pariwisata Indonesia terus berkembang secara berkelanjutan. Perayaan HUT ke-3 InJourney tidak hanya menjadi ajang refleksi atas pencapaian selama tiga tahun terakhir, tetapi juga momentum untuk mempererat komitmen dalam mengintegrasikan budaya lokal dengan strategi pengelolaan pariwisata kelas dunia," tutup Ari Respati.
Read MoreJakarta, 7 Januari 2025 – PT Pengembangan Pariwisata Indonesia atau ITDC bersama PT Suryalaya Anindita International, pemilik dan pengelola Meliá Bali Hotel, secara resmi memperpanjang kerjasama Land Utilization & Land Development Agreement (LUDA) untuk Lot N1 di kawasan The Nusa Dua, Bali, hari ini Selasa, (7/1) di Hotel Gran Meliá, Jakarta.Perjanjian yang telah berlangsung hampir selama 50 tahun sejak 18 April 1983 hingga 17 April 2033 akan diperpanjang untuk periode tambahan selama 30 tahun dan akan berakhir pada 17 April 2063, dengan opsi perpanjangan lebih lanjut selama 20 tahun sampai 17 April 2083. Sehingga total masa kerja sama bisa mencapai 100 tahun.Perpanjangan kerja sama ini menegaskan kepercayaan PT Suryalaya Anindita International terhadap ITDC dan potensi kawasan The Nusa Dua, Bali sebagai destinasi wisata unggulan di Indonesia. Diharapkan melalui kerjasama berkelanjutan dapat memperkuat posisi The Nusa Dua sebagai kawasan pariwisata bertaraf internasional yang mampu berkontribusi signifikan terhadap pertumbuhan industri pariwisata nasional.Meliá Hotels and Resorts, salah satu dari lima hotel pertama yang dibangun di The Nusa Dua, kini tengah menjalani renovasi menyeluruh dengan peningkatan produk menjadi Paradisus by Meliá Bali. Transformasi ini merupakan bagian dari upaya strategis untuk mendukung program rejuvenasi properti hotel di kawasan The Nusa Dua, sekaligus meningkatkan standar layanan akomodasi, serta menjaga daya saing kawasan dalam industri pariwisata global.Direktur Komersial ITDC, Troy Warokka mengatakan, “Kerja sama ini tidak hanya menjadi bukti nyata keberhasilan kolaborasi jangka panjang antara ITDC dan PT Suryalaya Anindita International, tetapi juga mencerminkan komitmen bersama untuk terus meningkatkan kualitas layanan dan fasilitas di kawasan The Nusa Dua. Kehadiran Paradisus by Meliá Bali diharapkan mampu memberikan nilai tambah yang signifikan, tidak hanya bagi daya tarik kawasan sebagai destinasi pariwisata kelas dunia, tetapi juga dalam mendorong pertumbuhan ekonomi lokal dan nasional melalui kontribusi sektor pariwisata yang semakin kuat.”Perpanjangan kerjasama ini diharapkan dapat mendukung peningkatan kualitas layanan dan fasilitas di Paradisus by Meliá Bali, sehingga mampu menarik lebih banyak wisatawan, baik dari dalam negeri maupun mancanegara. Upaya ini juga diharapkan dapat memperkuat posisi kawasan The Nusa Dua sebagai destinasi wisata unggulan yang menawarkan pengalaman akomodasi berkelas dunia.Sementara itu, Presiden Direktur PT Suryalaya Anindita International, Johannes Suriadjaja menyampaikan, “Kami sangat senang dapat melanjutkan perpanjangan kerja sama ini sebelum masa Land Utilization & Land Development Agreement (LUDA) berakhir,” ujar Johannes. “PT Suryalaya Anindita International, sebagai entitas anak usaha PT Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA), telah membuktikan komitmennya di sektor perhotelan dengan mengelola dua hotel berbintang lima, yaitu Meliá Bali Hotel yang berlokasi di kawasan The Nusa Dua, Bali, dan Gran Meliá Jakarta yang berlokasi di Jakarta Selatan.”“Saat ini, kami tengah melakukan renovasi menyeluruh termasuk peningkatan produk dengan mentransformasi Meliá Bali Hotel menjadi Paradisus by Meliá Bali. Kehadiran brand baru ini tidak hanya akan menghadirkan pengalaman menginap premium bagi wisatawan domestik dan mancanegara, tetapi juga diharapkan dapat meningkatkan mutu layanan akomodasi di kawasan The Nusa Dua. Selain itu, transformasi ini sejalan dengan upaya untuk menjaga keseimbangan ekosistem di kawasan, sehingga mendukung keberlanjutan dan daya saing destinasi pariwisata unggulan ini,” tambahnya.Kolaborasi antara ITDC dan PT Suryalaya Anindita International diharapkan menjadi contoh sukses kerjasama jangka panjang dalam pengelolaan kawasan pariwisata terpadu. Dengan inovasi produk dan layanan yang dihadirkan melalui Paradisus by Meliá Bali, kawasan The Nusa Dua semakin memperkuat posisinya sebagai Bali’s Finest Family-Friendly Resort Haven.“Kerja sama yang telah terjalin selama lebih dari empat dekade antara ITDC dan PT Suryalaya Anindita International bukan sekadar hubungan bisnis, tetapi juga mencerminkan kepercayaan yang kuat serta komitmen bersama untuk memajukan pariwisata Indonesia. Dengan perpanjangan kerja sama ini dan transformasi Meliá Bali Hotel menjadi Paradisus by Meliá Bali, kami optimis bahwa kawasan The Nusa Dua akan semakin bersinar di panggung global. Melalui sinergi ini, kami berkomitmen untuk terus menciptakan dampak positif yang berkelanjutan bagi pengembangan pariwisata, pertumbuhan ekonomi, dan kesejahteraan masyarakat sekitar,” tutup Troy.
Read MoreThe Mandalika, 1 Januari 2025 – Malam pergantian tahun di The Mandalika menjadi momen yang tak terlupakan dengan kemeriahan Mandiri Festival Mandalika Seru 2024 yang berlangsung pada Selasa, (31/12) di Kuta Beach Park (KBP), Mandalika, Pujut, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB). Mengusung tema “New Year Start With You” festival ini berhasil menarik perhatian 17.518 wisatawan dari berbagai daerah dan wisatawan mancanegara untuk merayakan malam spesial di kawasan ikonik Lombok Tengah ini. Puncak acara ditandai dengan penampilan memukau dari penyanyi dangdut kenamaan Tanah Air, Wika Salim, yang sukses menghidupkan suasana panggung dengan interaksi hangat bersama penonton. Perayaan ceremony countdown menuju tahun baru di tengah belasan ribu pengunjung yang datang, membuat pesta kembang api dengan 2.500 shots yang menghiasi langit KBP selama 30 menit menjadi begitu spektakuler. Direktur Komersial ITDC Troy Warokka menyampaikan rasa bangganya atas kesuksesan acara ini. “Ini adalah salah satu perayaan tahun baru terbaik yang pernah kami laksanakan di The Mandalika. Antusiasme pengunjung benar-benar luar biasa, pengunjung memadati lokasi mulai sore hari dan semakin banyak hingga acara berakhir. Kami bangga bisa menghadirkan keseruan bagi semua yang hadir. ” ujar Troy.Rangkaian Mandiri Festival Mandalika Seru 2024 dimulai sejak sore dengan berbagai aktivitas menarik, termasuk Journey to Green Tourism Mandalika: Road to 10.000 Trees dengan para talent, pertunjukan musik tradisional dari Cilokak Aksilirasi, tarian memukau oleh Mandalika Insan Kreatif, serta penampilan band lokal seperti Flow Band dan Sweet Monday. Festival ditutup dengan penampilan memukau dari DJ Karen, yang menghibur para pengunjung hingga dini hari. Selain menyuguhkan hiburan, Mandiri Festival Mandalika Seru 2024 juga menghadirkan Bazaar Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang menampilkan lebih dari 33 stan kuliner dan produk lokal. Bazaar ini berhasil mencatatkan total omzet mendekati ratusan juta rupiah, sekaligus menjadi wadah bagi pelaku usaha mikro binaan ITDC dan Bank Mandiri untuk mempromosikan produk mereka. Melalui bazaar ini, para pengunjung tidak hanya dapat menikmati hidangan lezat dan produk berkualitas, tetapi juga turut berkontribusi dalam mendukung pengembangan ekonomi lokal.Menjamin keamanan dan kenyamanan ribuan pengunjung, ITDC menyiapkan lima titik posko keamanan kawasan yang tersebar di seluruh kawasan, termasuk di KBP, Bazaar Mandalika, Pertamina Mandalika International Circuit, Bukit Merese, dan Pantai Batu Kotak. Sebanyak 267 personel keamanan dari TNI, Polri, Badan Keamanan Desa (BKD), dan tim keamanan internal ITDC dikerahkan. Selain itu, terdapat dua unit ambulans dan pos pemadam kebakaran untuk merespons situasi darurat. “Dengan pengamanan ketat dan dukungan dari berbagai stakeholder, Mandiri Festival Mandalika Seru 2024 berhasil menjadi simbol awal tahun yang penuh optimisme dan kebersamaan, kami juga mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas dukungan TNI, Polri, Dinas Perhubungan, Basarnas, pemadam kebakaran, tenaga medis, dan relawan keamanan serta Badan Keamanan Desa (BKD) yang telah menghadirkan keamanan bagi para pengunjung selama acara berlangsung,” tutur Troy.Sebagai wujud komitmen terhadap pariwisata berkelanjutan, Mandiri Festival Mandalika Seru 2024 berfokus pada dampak positif terhadap lingkungan. Melalui program Journey to Green Tourism, pengelolaan sampah terpadu juga dilakukan, 11 ton sampah berhasil dikelola selama acara berlangsung. “Inisiatif ini menegaskan komitmen ITDC dalam membangun ekosistem pariwisata yang tidak hanya memikat, tetapi juga bertanggung jawab terhadap lingkungan dan masyarakat sekitar. Kolaborasi ini menjadi langkah nyata dalam mewujudkan The Mandalika sebagai The Ultimate Lifestyle Sportstainment Destination wisata kelas dunia yang dapat memberikan warisan positif bagi lingkungan dan masyarakat,” tutup Troy.
Read MoreThe Mandalika, 31 Desember 2024 – PT Pengembangan Pariwisata Indonesia atau ITDC terus memperkuat komitmen terhadap pengelolaan lingkungan berkelanjutan di kawasan The Mandalika. Salah satu upaya nyata yang dilakukan adalah memastikan setiap gelaran event besar di kawasan The Mandalika disertai dengan kegiatan penanaman pohon. Inisiatif ini merupakan bagian dari program “Journey to Green Tourism Mandalika: Road to 10.000 Trees” yang bertujuan mempercepat penghijauan kawasan untuk menciptakan kenyamanan bagi pengunjung, mendukung adaptasi dan mitigasi perubahan iklim, serta mendukung pengurangan emisi karbon di kawasan The Mandalika.“Aksi penanaman pohon ini bukan hanya menjadi simbol komitmen keberlanjutan bersama, tetapi juga diharapkan memberikan dampak positif secara langsung terhadap lingkungan. Selain itu, kegiatan ini meningkatkan kesadaran para peserta dan pengunjung akan pentingnya kelestarian alam di Destinasi Pariwisata Super Prioritas yang inklusif ini,” ujar Direktur Komersial ITDC Troy Warokka.Event balap internasional Pertamina Grand Prix of Indonesia September 2024 lalu, ITDC sukses melibatkan para riders MotoGP dalam aksi serupa, yang menarik perhatian publik dan membuktikan bahwa acara olahraga kelas dunia dapat memberikan kontribusi positif terhadap pelestarian lingkungan. Dalam event Mandiri Festival Mandalika Seru kali ini, ITDC kembali mengajak komunitas lokal NTB, termasuk artis nasional Wika Salim dan band nasional Nidji yang akan tampil di Pullman Lombok Merujani Mandalika Beach Resort untuk turut berkontribusi pada pelestarian lingkungan.Salah satu talent lokal, Edi Susanto mewakili Cilokaq Aksilerasi yang terlibat menyampaikan apresiasinya terhadap langkah ITDC. “Melalui aksi kecil seperti menanam pohon, kita sedang menanam harapan untuk masa depan yang lebih hijau dan berkelanjutan,”Sebagai bagian dari strategi korporasi, ITDC bersama stakeholders, komunitas, dan mitra kerja sama terus mengakselerasi upaya kolektif dalam pengelolaan destinasi pariwisata berkelanjutan. Upaya ini sejalan dengan nilai-nilai lingkungan, sosial, dan budaya yang mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) sesuai Peraturan Presiden Nomor 111 Tahun 2022.“Diharapkan, inisiatif ini dapat menginspirasi berbagai pihak, baik pengunjung, peserta acara, maupun mitra strategis, untuk bersama-sama menjaga kelestarian lingkungan di kawasan The Mandalika dan sekitarnya. ITDC percaya bahwa dengan langkah kecil yang konsisten, dampak besar bagi lingkungan dapat tercapai,” tutup Troy.
Read MoreThe Mandalika, 29 Desember 2024 – MyLombok Street Food Festival resmi ditutup dengan mencatat angka kunjungan sebanyak 7.152 pengunjung selama empat hari penyelenggaraan, dari 25-28 Desember 2024 di Bazaar Mandalika, The Mandalika. Meskipun periode festival bertepatan dengan musim penghujan, angka kunjungan ini menjadi bukti bahwa MyLombok Street Food Festival yang juga didukung oleh Kementerian Pariwisata dan Bank BRI berhasil menarik perhatian tidak hanya wisatawan lokal tetapi juga wisatawan mancanegara. 75 pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang berpartisipasi dalam festival ini berhasil menarik anak-anak muda, terutama dari kota Mataram, yang datang berbondong-bondong menikmati suasana festival yang penuh warna.Hari terakhir festival dibuka dengan penampilan Gendang Beleq Ubung, yang disusul dengan atraksi Stick Fighting yang berhasil memukau pengunjung dan penampilan dari DJ Thumb. Menjelang malam, Moon Beams Band tampil membawakan lagu-lagu penuh harmoni, sementara Angry Picnic dengan aransemen mash-up covers-nya sukses menambah keseruan malam penutupan.PGS General Manager The Mandalika, Wahyu M. Nugroho, mengatakan “Sejak sore hari, area Bazaar Mandalika sudah mulai dipadati pengunjung. Hujan yang turun pada sore hari tidak menyurutkan antusiasme mereka untuk menikmati berbagai sajian kuliner, pertunjukan musik, dan aktivitas seru yang telah disiapkan oleh penyelenggara. Banyak anak muda tampak berfoto di berbagai sudut photo booth, menikmati pertunjukan musik dari panggung utama, atau sekadar bercengkerama sambil menikmati makanan lezat dari tenant-tenant yang ada. Sementara itu, wisatawan mancanegara yang sedang menikmati liburan akhir tahun di The Mandalika tampak antusias mencoba berbagai hidangan lokal khas Lombok seperti ayam taliwang, sate rembiga, hingga jajanan tradisional yang tersaji di setiap sudut festival.”Di area workshop, antusiasme anak-anak dan keluarga tetap tinggi. Kegiatan seperti paint workshop, pottery workshop, dan seni grafiti juga menjadi daya tarik festival. Tidak hanya itu, aksi para badut dan seniman jalanan, termasuk fire show, menjadi daya tarik tersendiri bagi para pengunjung yang bertahan hingga malam.”Festival yang menampilkan kuliner, budaya, hiburan, dan semangat kebersamaan yang dirayakan oleh semua kalangan, menjadikan festival ini salah satu attraction baru di The Mandalika. Tidak hanya menjadi ruang bagi para pelaku UMKM untuk memperkenalkan produk usahanya, tetapi juga menjadi tempat bagi anak-anak muda dan keluarga untuk menikmati suasana liburan yang penuh kesan.” ujar Wahyu.Menutup rangkaian acara akhir tahun di The Mandalika, ITDC mengajak masyarakat untuk kembali hadir pada malam pergantian tahun, 31 Desember 2024, di Kuta Beach Park (KBP). Acara puncak ini akan dimeriahkan dengan berbagai pertunjukan spesial dan penampilan dari artis ternama, menciptakan pengalaman malam tahun baru yang tak terlupakan di tengah pesona The Mandalika.“Dengan keberhasilan penyelenggaraan MyLombok Street Food Festival 2024, diharapkan festival ini dapat menjadi acara tahunan yang terus berkembang, menarik lebih banyak pengunjung, dan semakin memperkuat posisi The Mandalika sebagai salah satu destinasi wisata unggulan di Indonesia.” tutup Wahyu.
Read More